Asap Obat Nyamuk Sama dengan 100 Batang Rokok

On Senin, 26 September 2011 0 komentar

Mumbai: Siapa sangka jika obat nyamuk bakar yang katanya bisa membuat nyamuk menghilang justru membawa bencana buat kesehatan. Sebuah penelitian di Malaysia menunjukkan bahwa asap dari obat nyamuk adalah setara dengan 100 batang rokok. Akibatnya, masalah pernapasan pun kerap kali dialami oleh pengguna obat nyamuk bakar.




"Tidak banyak orang tahu tentang hal itu, tetapi kerusakan yang terjadi di paru-paru disebabkan oleh asap obat nyamuk bakar sama dengan 100 batang rokok," kata, Sandeep Salvi, Direktur Penelitian Paru-paru.

Menurut studi lain di New Delhi, India, 55 persen penduduk kota yang tinggal dalam 500 meter dari sumber polusi udara seperti kendaraan jalan lalu lintas atau dekat dengan daerah industri, rentan terhadap polusi. Sehingga, dua juta anak di bawah usia lima tahun meninggal karena masalah pernapasan setiap tahunnya
Read more ...»

Bahaya di Balik Segelas Jus Buah

On 0 komentar

Banyak orang menganggap memulai hari dengan segelas jus buah dan sayuran adalah hal yang menyehatkan. Namun, manfaat jus buah bagi kesehatan tidak sepositif yang Anda kira. Dalam keadaaan tertentu, jus buah yang menyehatkan juga menyimpan bahaya.

Seperti dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan mengklaim bahwa jus buah yang mengandung banyak gula justru dapat meningkatkan risiko munculnya kanker. Bahkan ketika diproses dan dikemas, banyak zat dalam buah yang sebenarnya berfungsi melindungi tubuh dari tumor namun hilang begitu saja.

Para peneliti Australia telah berusaha mengungkap seberapa efektif manfaat berbagai macam buah, sayuran, dan jus untuk mencegah perkembangan kanker usus.

Mereka memeriksa kuesioner dari 2.200 orang dewasa terkait makanan yang mereka makan sehari-hari. Tim peneliti kemudian melacak responden selama 2 tahun untuk melihat pola perkembangan penyakit tersebut.
Hasilnya, mereka yang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar seperti apel, kecambah, kembang kol, dan brokoli akan mengurangi risiko kanker usus. Namun yang mengejutkan, mereka yang mengonsumsi jus buah memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Dietetic Association ini menemukan bahwa mereka yang meminum jus buah lebih dari tiga gelas sehari lebih cenderung mengembangkan kanker dubur, salah satu bentuk kanker usus.

Para peneliti percaya bahwa kandungan gula yang tinggi dalam jus dapat memicu berkembangnya sel kanker. Mereka juga mengatakan bahwa banyak zat yang hilang ketika jus diproses seperti serat, vitamin C, dan anti oksidan. Padahal, zat-zat tersebut dapat mencegah munculnya kanker.

Selama bertahun-tahun, kita disarankan untuk memakan lima porsi buah dan sayur, temasuk segelas jus. Namun, peneliti asal Inggris telah mengklaim bahwa jus mengandung terlalu banyak gula. Para ilmuwan dari Universitas Bangor, Wales, mengatakan bahwa lebih baik mengonsumsi buah kering dibandingkan jus. Bahkan, jus buah segar yang diperas mengandung lima sendok teh gula di setiap gelasnya.

Meski demikian, ahli diet lainnya mengatakan bahwa orang tidak dapat menghindari jus buah sepenuhnya karena jus masih jauh lebih sehat dibandingkan minuman lainnya.

Nell Barrie dari Cancer Research UK mengatakan, "Ini bukan penelitan besar dan tidak memberikan kita jawaban pasti tentang buah dan sayuran apa yang memberikan dampak peningkatan risiko kanker usus."
Namun yang pasti dari hasil penelitian ini adalah makanan berserat tinggi dapat membantu mengurangi risiko kanker. Mungkin alangkah baiknya jika Anda memilih buah-buah segar tanpa harus diperas sarinya untuk dikonsumsi sehingga serat yang terkandung didalamnya tidak hilang.

sumber : kosmo.vivanews.com/news/read/250268-bahaya-di-balik-segelas-jus-buah
Read more ...»

Makanan Pemutih Gigi

On Jumat, 23 September 2011 0 komentar

Memiliki gigi yang putih dan bersih tentu akan meningkatkan rasa percaya diri. Tak heran jika pemutih gigi termasuk dalam produk kosmetik yang paling laris di Amerika menurut survei American Academy of Cosmetic Dentistry tahun 2011. Selain perawatan ke dokter gigi, orang Amerika dikenal gemar membeli produk-produk pemutih gigi tanpa resep. Padahal, cukup banyak bahan alami dan murah yang bisa membantu mencerahkan warna gigi.

Apel, kacang hijau segar, kembang kol, wortel, dan buah-buahan renyah lainnya membantu memutihkan gigi. Buah tersebut yang dimakan mentah dan segar akan bertindak seperti sikat gigi alami dan menyapu sisa makanan dan noda yang tertinggal di gigi.

Keuntungan lainnya adalah buah-buahan itu rendah kalori dan tinggi nutrisi. Mengunyah buah-buahan segar juga secara tidak langsung memijat gusi dan meningkatkan sirkulasi darah ke bagian gusi sehingga jaringan gusi tetap sehat. Mengunyah buah juga akan meningkatkan produksi air liur, cairan yang penting bagi kesehatan mulut dan gigi.
Buah lain yang juga disarankan adalah stroberi dan jeruk. Stroberi mengandung enzim yang disebut asam malik yang membantu gigi tetap putih.

Sementara itu keju dan produk susu lainnya seperti yogurt mengandung asam laktat yang membantu mencegah gigi berlubang.
Para ahli gigi juga menyarankan agar kita berkumur-kumur dengan air atau mengunyah permen karet bebas gula yang mengandung xylitol setelah makan jika tidak sempat menyikat gigi. Berkumur akan mengurangi noda sisa makanan yang tertinggal.
Read more ...»

6 Penyebab Tak Terduga Sakit Kepala

On 0 komentar

GUDANGNEWS.COM , Setiap tahun, sekitar 90 persen populasi global menderita sedikitnya satu kali sakit kepala, mulai dari yang ringan hingga yang kronik. WHO bahkan menyebutkan sakit kepala merupakan penyakit yang paling jarang terdiagnosa dan tidak ditangani. Sekitar 40 persen penderita sakit kepala menderita nyeri kepala berat, berulang, atau tak terhanankan. Penyebab nyeri kepala sendiri sangat banyak, namun yang paling sering adalah karena stres dan hidung tersumbat. Meski begitu ada beberapa penyebab nyeri kepala yang jarang diduga. Apa saja?


1. Film 3D dan televisi
Film dan televisi yang memiliki teknologi tiga dimensi (3D) kini sedang digemari. Padahal, gambar-gambar dalam film tersebut bisa menyebabkan ketegangan pada mata dan memicu sakit kepala.
"Ilusi yang kita lihat pada film 3D tidak dikalibrasi sama di otak seperti halnya yang dilihat mata. Akibatnya otak bekerja lebih keras dan hal ini pada sebagian orang akan menyebabkan nyeri kepala," kata Dr.Deborah Friedman, ahli mata dari University of Rochester Medical Center, New York, AS.

2. Mengunyah permen Mengunyah permen dalam waktu lama akan menyebabkan tekanan pada
sendi dan otot pada pertemuan tulang rahang dengan tengkorak kepala sehingga memicu rasa nyeri kepala. Selain itu, permen yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam juga bisa memicu sakit kepala.

3. Polusi elektromagnetik
Apakah pemukiman Anda dekat dengan sumber listrik tegangan tinggi? Ataukah tempat tidur Anda dekat dengan peralatan elektronik seperti televisi, komputer, atau radio? Jika iya, polusi elektromagnetik yang berasal dari benda-benda tersebut bisa menyebabkan nyeri kepala.

4. Obat pereda nyeri
Beberapa jenis obat pereda nyeri alias painkiller bisa menyebabkan nyeri kepala karena mengandung zat-zat kombinasi termasuk kafein. Kebiasaan mengonsumsi pereda nyeri bisa menyebabkan efek kambuh kembali begitu efek obatnya hilang. Karena itu biasakan untuk mengonsumsi pereda nyeri tunggal, seperti aspirin atau ibuprofen.

5. Cuaca
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Neurology menyebutkan cuaca panas dan tekanan udara barometrik yang rendah akan memicu sakit kepala.

6. Hubungan seks
Nyeri kepala yang timbul setelah berhubungan seksual bisa disebabkan karena aktivitas seksual itu sendiri atau karena ada kondisi gangguan yang tidak terdeteksi, seperti aneurisme. 

REKOMENDASI UNTUK PENYAKIT HIV AIDS,

"TRICAJUS" Herbal ajaib yang sangat ampuh untuk mengatasi Migren, Asam Urat, Kencing Manis, Vertigo, Reumatik, Maag Kronis, Gangguan Kesuburan, Kista, Jantung Bocor, Sakit Ginjal, Paru-paru, TBC, Ambeien, Darah Tinggi, Asthma, Keputihan, Kencing Batu, Kanker, Liver, Stroke, HIV /aids ,Amandel, Stress, Susah Tidur, Flu Tulang, Lemah Syahwat/impoten , menambah Keperkasaan dan meningkatkan Libido (Gairah Seks), dan penyakit kronis lainnya.
100% HERBAL tanpa zat kimia
Berijin Resmi BADAN POM RI
Nomor: POM TI. 104 242 341
Telah Terbukti dan Teruji secara klinis, 1 produk untuk berbagai macam penyakit Coba Dulu dan Buktikan
Keajaibannya,,,!!!
www.tricajusherbalajaib.com
More info:
bbm pin: 22bd212d
sms / call : 081999650025
Read more ...»

6 Bahaya dari Manisnya Gula

On 0 komentar

Terlalu banyak mengonsumsi gula berdampak pahit bagi kesehatan tubuh. Karena itu kita harus mencermati asupan gula setiap hari tidak lebih dari dua sendok teh, apalagi pada anak karena konsumsi gula berlebih setiap harinya berdampak pada kesehatan.
Walau pun dampaknya tidak seketika, namun kelebihan gula berpotensi merusak tubuh, dimulai dari obesitas, hingga rusaknya pembuluh darah yang memicu penyakit jantung, bahkan juga kanker. Gula berlebihan juga berpengaruh pada mood dan kesehatan kulit.
Untuk lebih jelasnya, simak 6 efek merusak yang ditimbulkan dari manisnya gula.

1. Meningkatkan risiko diabetes
Meski awam kerap menyebut diabetes melitus dengan kencing manis, namun sebenarnya penyakit ini tidak disebabkan oleh terlalu banyak gula. Kelebihan asupan gula akan meningkatkan berat badan yang merupakan faktor risiko utama penyakti diabetes.
Selain itu, terlalu banyak mengasup makanan yang mengandung gula tambahan juga akan meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga lama kelamaan menyebabkan resistensi insulin dan inflamasi. Yang pasti, mereka yang sudah menderita diabetes melitus diwajibkan untuk membatasi asupan gula hariannya.

2. Menyebabkan jerawat
Para ahli dermatologi masih berdebat apakah makanan yang berkadar lemak dan gula tinggi menyebabkan jerawat. Namun beberapa riset menunjukkan bahan pangan yang memiliki kadar indeks glikemik tinggi akan memicu inflamasi dan produksi minyak sehingga menyebabkan jerawat.
Indeks glikemik adalah kecepatan makanan dalam meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan kadar glikemiks tinggi antara lain minuman yang mengandung gula, cokelat, karbohidrat yang disaring, dan masih banyak lagi. Penelitian menunjukkan remaja yang lebih banyak mengasup makanan dengan indeks glikemik rendah memiliki jerawat yang lebih sedikit.

3. Merusak jantung
Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bukan satu-satunya hal yang menyebabkan tingginya risiko menderita penyakit jantung. Kadar gula yang diasup juga berpengaruh langsung pada kesehatan jantung karena akan meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida.
Studi yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association menemukan orang yang mendapat kalori lebih banyak dari gula tambahan beresiko 20-30 persen lebih tinggi menderita hipertrigliserida. Jika kita mengasup gula lebih banyak dari yang dibutuhkan, kelebihannya akan disimpan dalam bentuk trigliserida yang ditimbul dalam sel lemak.

4. Menyebabkan depresi
Makanan yang kaya akan gula, termasuk jenis karbohidrat, akan menyebabkan emosi lebih tidak stabil. Hal ini terjadi karena gula memicu tubuh melepaskan hormon serotonin, si hormon bahagia, namun terlalu banyak gula akan menyebabkan efek sebaliknya.
Gangguan perilaku juga sangat berkaitan dengan gula. Saat kita mengasup banyak gula, gula darah akan cepat naik namun cepat juga turunnya. Fluktuasi ini akan berpengaruh pada metabolisme dan juga mood. Pada penderita schizophrenia, fluktuasi ini memperburuk penyakitnya.

5. Meningkatkan risiko infeksi jamur
Infeksi jamur, baik yang terjadi di area mulut atau bagian intim, terjadi karena pertumbuhan tak terkendali dari bakteri Candida. Bakteri ini sebenarnya secara alami tinggal dalam tubuh kita dan dikendalikan oleh sistem imun. Namun ketika asupan gula kita berlebihan, ekstra gula itu ditemukan juga pada air liur dan urin sehingga menjadi makanan bakteri.

6. Beresiko kanker
Walau masih kontroversial, namun sebagian ahli berpendapat sel-sel kanker mendapatkan makanannya dari gula. Meski belum terbukti ada kaitan langsung, yang pasti gula berlebih akan menyebabkan kegemukan yang menjadi salah satu faktor risiko kanker.
Read more ...»

Jangan Jemur Pakaian di Dalam Rumah

On 0 komentar

Washington DC: Mengeringkan pakaian di dalam rumah ternyata berbahaya bagi kesehatan tubuh dan bisa memicu penyakit. Aroma segar dan dingin di dalam rumah yang bercampur bekas cucian memiliki dampak buruk bagi tubuh. Hal ini terjadi jika terhirup dalam jangka waktu lama. Demikian menurut para ilmuwan Amerika Serikat dan para ahli pencemaran lingkungan dari University of Washington di Seattle, belum lama ini
,.

Para peneliti meneliti penguapan yang terjadi di tempat pengeringan pakaian. Hasilnya mereka menemukan sekitar 25 senyawa organik yang mudah menguap serta tujuh polutan udara berbahaya. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan jika terhirup dan dapat menyebabkan kanker. Dua dari zat berbahaya tersebut adalah asetaldehida dan benzene, yang diketahui sebagai racun karsinogen.

Orang-orang yang sering berada di daerah tempat pengeringan tersebut, umumnya sering merasakan sakit kepala dan masalah dengan kesehatan. Jadi cara terbaik mengeringkan pakaian adalah dengan mengeringkan di tempat terbuka. Jika perlu menggunakan pengering khusus, bukan menjemurnya di dalam rumah.
Read more ...»