Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT JANTUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT JANTUNG. Tampilkan semua postingan

Penyakit Jantung Di Usia Muda, Anda bisa Mencegahnya…

On Senin, 12 Juni 2017 0 komentar

Sering kita mendengar atau menyaksikan saudara saudara kita yang masih muda, tiba tiba dikabarkan meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung. Yah memang, saat ini penyakit jantung tak lagi hanya menyerang orang-orang berusia lanjut. Kini, justru semakin banyak orang berusia muda terserang penyakit jantung. 


Lalu apa sebenarnya penyebab penyakit jantung di usia muda? Adakah yang bisa dilakukan untuk pencegahannya? Adanya plak atau deposit lemak di dalam arteri koronerlah yang memicu serangan jantung. 

Dan ini sebenarnya bisa dicegah dengan mengurangi faktor risiko yang bisa dikontrol seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan merokok. Seimbangkan gizi makanan, enyahkan rokok, hadapi dan kendalikan stress, awasi tekanan darah, teratur berolahraga atau dikenal dengan slogan SEHAT, perlu diterapkan sedini mungkin dan menjadi gaya hidup sehari hari. 


Produk ProArgi-9+ adalah salah contoh produk dari Synergy, yang sangat baik sekali dikonsumsi secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan jantung Anda.

 Ingat, penyakit jantung pembunuh utama didunia, kalau tidak sekarang untuk mencegahnya, kapanlagi?




Read more ...»

Yang Berisiko Meninggal Mendadak Akibat Jantung

On Rabu, 27 Juli 2011 0 komentar

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti oleh masyarakat. Beberapa orang bisa bertahan dari penyakit jantung sementara yang lainnya tidak. Apa saja yang membuat seseorang berisiko meninggal mendadak akibat jantung?

Tim peneliti dari Wake Forest Baptist Medical Center melaporkan dalam British Medical Journal's Health bahwa ada faktor-faktor tertentu yang bisa membuat seseorang lebih berisiko mengalami kematian jantung mendadak.

"Kematian jantung mendadak biasanya terjadi sebelum atau saat pasien baru tiba di rumah sakit, sehingga hanya sedikit usaha yang bisa dilakukan untuk menyelamatkannya," ujar Dr Elsayed Z Soliman, seperti dikutip dari Healthland.Time, Rabu (27/7/2011).

Jika bisa mengidentifikasi faktor-faktor risikonya, maka diharapkan bisa menjadi langkah pertama untuk mengurangi angka kejadian kematian jantung mendadak. Kondisi ini terjadi ketika jantung berhenti secara mendadak dan tidak terduga sehingga mencegah darah mengalir ke otak dan organ penting lain yang menyebabkan kematian dalam beberapa menit.

Faktor-faktor ini diharapkan bisa membantu dokter dan pasien dalam mengidentifikasi seseorang yang berisiko tinggi.
Berikut ini adalah beberapa faktor yang ditemukan oleh peneliti yaitu:


  1. Etnis, peneliti menemukan orang dengan etnis hitam lebih mungkin meninggal karena serangan jantung sebelum mencapai rumah sakit.
  2. Memiliki tekanan darah tinggi, jika seseorang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi maka bisa meningkatkan denyut jantung yang menjadi prediktor kuat kematian mendadak.
  3. Nilai indeks massa tubuh (IMT), seseorang yang memiliki nilai IMT tinggi atau rendah secara signifikan dikaitkan dengan risiko kematian mendadak yang lebih besar, tapi tidak meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
  4. Hasil pemeriksaan ECG, tes ECG (electrocardiograph) dilakukan untuk mengukur irama detak jantung. Jika hasil tes ini abnormal maka bisa menjadi prediktor terkuat terhadap kematian jantung mendadak.

Faktor-faktor ini umumnya tidak bersifat kausal, yang berarti belum tentu orang dengan kriteria tersebut tidak bisa mengelak dari kematian jantung, tapi orang yang tidak termasuk kriteria ini belum tentu terlindungi sepenuhnya.

Untuk itu setiap orang tetap perlu menjaga kesehatan dengan melakukan pola makan yang baik serta gaya hidup sehat yang menyeluruh agar terhindar dari risiko kematian mendadak.
Read more ...»

Kacang Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

On Selasa, 26 Juli 2011 0 komentar

Kacang bagi sebagian kita dianggap sebagai teman menonton bola. Tapi tahukah Anda, pakar kesehatan menyebut kacang sebagai makanan super?


Kacang mengandung asam lemak tak jenuh dan berbagai nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan jantung.
Kacang kenari, almond, kacang hijau, kacang kulit, dsb, jenis-jenis kacang itu yang mempunyai nutrisi komplit pada setiap butirnya.
Tetapi sebenarnya tidak terlalu penting jenis kacang apa harus yang dikonsumsi, karena kandungan nutrisi dan lemak pada kacang berbeda-beda tergantung jenisnya.
Berbagai penelitian menunjukkan orang yang rutin makan kacang-kacangan memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) rendah dalam darah. Kadar LDL yang tinggi itu yang menyebabkan risiko tinggi pada penyakit jantung. Oleh karena itu, kemampuan yang dimiliki kacang adalah peran penting untuk menurunkan LDL.
Selain mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah yang bisa memicu serangan jantung fatal, kacang juga meningkatkan kesehatan pembuluh arteri. Meskipun ada berbagai ragam dan jenis kacang, namun para ahli sepakat kacang pada dasarnya mengandung lima kandungan yang penting untuk jantung, seperti:
Asam Lemak Tak Jenuh
Kandungan lemak dalam kacang sangat baik, mulai dari asam lemak monounsaturated dan polyunsaturated yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat Anda.
Asam Lemak Omega-3
Kebanyakan kacang kaya akan asam lemak omega-3 yang efektif mencegah berbagai macam penyakit jantung. Selain pada kacang, yang kita ketahui bahwa omega-3 juga bisa didapatkan pada ikan.
L-arginine
Kacang juga kaya l-arginine, yaitu senyawa yang dapat membantu kesehatan dinding pembuluh darah. Senyawa ini membuat dinding pembulu darah lebih fleksibel dan tidak gampang tersumbat.
Serat
Seluruh jenis kacang-kacangan mengandung serat yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Selain itu, serat juga akan membuat Anda merasa kenyang sehingga Anda tidak lagi makan berlebihan.
Sterol Tumbuhan
Sterol tumbuhan (plant sterol) adalah jenis senyawa organik yang efektif menurunkan kadar kolesterol. Biasanya senyawa ini ditambahkan pada berbagai produk seperti margarin untuk menambahkan manfaat kesehatan.
Read more ...»