Tampilkan postingan dengan label Penangkal Kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penangkal Kanker. Tampilkan semua postingan

Keluar Cairan dari Puting, Gejala Kanker?

On Selasa, 04 Oktober 2011 0 komentar

Memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada payudara merupakan tindakan awal yang bisa menyelamatkan diri Anda dari ancaman kanker payudara. Makin dini dideteksi, makin besar peluang kita menyelamatkan "si bukit kembar" yang berharga ini.


 
Salah satu hal yang patut dicurigai dari kelainan pada payudara adalah keluarnya cairan dari puting payudara di luar masa menyusui. Walau umumnya penyebabnya bukan kanker, tetapi ada kalanya perubahan itu disebabkan karena adanya kanker.

Menurut para ahli dari Mayo Clinic, keluarnya cairan berwarna kuning, hijau, coklat, atau keabuan yang merembes dari saluran ganda di kedua puting kemungkinan bisa disebabkan adanya perubahan fibrosistik pada payudara atau saluran yang melebar.

Sementara itu sekret yang berwarna merah tua atau hitam biasanya mengandung darah. Ini bisa mengindikasikan adanya tumor jinak kecil yang tumbuh di dalam saluran susu atau adanya kanker. Sekret yang berwarna jernih (berair) juga bisa menjadi indikasi adanya kanker.

Menurut Dr.Susan Love, cairan dari puting seringkali mengandung sel-sel dari kelenjar susu yang diperkirakan berasal dari tempat asal sel kanker. Karena itu ia menciptakan semacam alat tes yang bisa dipakai untuk menguji cairan dari puting payudara yang bisa dipakai sendiri di rumah.

Menurutnya alat tes berbentuk strip yang mirip dengan alat uji kehamilan ini sangat penting untuk wanita yang beresiko tinggi kanker payudara. "Jika hasil tesnya positif maka ia bisa langsung ke dokter untuk melakukan skrining," katanya.
Read more ...»

Ini Dia Penangkal Kanker

On Rabu, 25 Mei 2011 0 komentar

Segala jenis penyakit kanker masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat. Tapi ada beberapa nutrisi yang bisa jadi penangkal kanker. Apa saja?

Menurut World Cancer Research Fund (WCRF) dan American Institute for Cancer Research (AICR), makanan nabati menawarkan efek perlindungan terhadap berbagai kanker, seperti kanker perut, esofagus (kerongkongan), usus besar (kolon), rektum, pankreas, hati, ovarium, endometrium dan kelenjar prostat.


Para ahli menyatakan bahwa seseorang yang menderita kanker harus fokus pada makanan sehat yang tinggi protein dan kalori untuk menyediakan energi. Selama pengobatan kanker yang mencakup prosedur seperti radiasi, terapi hormon, kemoterapi dan operasi, sangat penting untuk mempertahankan energi dan sistem kekebalan tubuh sehat untuk melawan penyakit
.

Berikut beberapa makanan yang dapat menangkal kanker dan juga dapat meringankan penderita kanker, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (25/5/2011):

1. Alpukat
Buah ini kaya akan glutathione, yaitu antioksidan kuat yang menyerang radikal bebas dalam tubuh dengan menghalangi penyerapan lemak tertentu. Alpukat juga menyediakan potasium (lebih dari pisang) dan merupakan sumber yang kuat dari beta-karoten.

2. Wortel
Penelitian telah menemukan bahwa falcarinol, alkohol lemak, ditemukan dalam wortel dapat mengurangi risiko kanker. Selain itu, beta karoten dalam wortel membantu mengurangi risiko berbagai kanker termasuk paru-paru, mulut, tenggorokan, perut, usus, kandung kemih, prostat dan payudara. Menurut para peneliti di Danish Institute of Agricultural Sciences (Dias), sel-sel kanker yang terisolasi tumbuh lebih lambat bila terkena falcarinol.


3. Cabai
Sayuran ini mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin yang dapat menetralkan zat penyebab kanker tertentu (nitrosamin) dan dapat membantu mencegah kanker perut.

4. Tomat
Tomat mengandung lycopene, antioksidan yang dikenal untuk anti-kanker.
Penelitian terbaru telah membuktikan bahwa peningkatan konsumsi lycopene dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara, prostat, pankreas dan kanker kolorektal. Satu studi di Harvard University menemukan bahwa pria yang makan tomat dua kali seminggu dapat mengurangi risiko kanker prostat 3 kali lipat dibanding laki-laki yang tidak mengonsumsi tomat.

5. Produk kedelai
Ini adalah makanan kaya nutrisi terutama beberapa jenis phytoestrogen yang dapat membantu mencegah kanker payudara dan kanker prostat dengan memblokir dan menekan perubahan kanker.

6. Kunyit
kunyit mengandung curcumin, yaitu bahan utama dalam masakan India. Curcumin adalah pelawan kanker yang potensial. Penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu dapat menekan transformasi, proliferasi dan invasi sel kanker.

7. Anggur
Anggur mengandung bioflavonoid, yaitu antioksidan kuat yang bekerja sebagai pencegah kanker. Anggur juga merupakan sumber kaya resveratrol, sebuah fenol alam yang menghambat enzim yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker dan menekan respons kekebalan.

8. Buah berri
Buah-buahan ini kaya akan asam ellagic, salah satu antioksidan yang paling kuat yang membantu dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Studi di Ohio State University menunjukkan bahwa hewan yang diet yang dilengkapi dengan beri hitam mengalami penurunan 60 persen dalam tumor kerongkongan dan pengurangan sampai 80 persen pada tumor usus besar.

9. Teh hijau
Teh hijau kaya polifenol yang diketahui untuk mencegah sel kanker. Menurut sebuah laporan dalam edisi Juli 2001 Journal of Cellular Biochemistry, polifenol yang berlimpah dalam teh hijau, anggur merah dan minyak zaitun dapat melindungi terhadap berbagai jenis kanker.

10. MINUM CHLOROFIL SYNERGY
 
Read more ...»