Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN PRIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN PRIA. Tampilkan semua postingan

Gonore Makin Sulit Diobati

On Jumat, 14 Oktober 2011 0 komentar

Gonore merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Bilamana tidak diobati, infeksi akut ini bisa menjadi kronis dan menjalar ke organ tubuh lain. Sayangnya, antibiotika kini makin tidak mempan untuk melawan bakteri Neisseria gonnorrhoeae penyebab gonore.


Para dokter di Inggris menyatakan antibiotika yang bianya dipakai untuk mengobati gonore atau kencing nanah ini tidak lagi efektif karena bakteri Neisseria ini kini semakin kebal. Para ahli bahkan menyebut kini sudah sampai pada titik penyakit ini tidak bisa diobati, paling tidak sampai obat baru ditemukan.

Padahal, bila tidak diobati gonore pada pria dapat mengarah pada terjadinya epididimitis. Sedang pada perempuan, penyakit ini dapat menjalar ke rahim dan saluran indung telur, yang mengakibatkan radang panggul. Penyakit radang panggul sendiri bisa menyebabkan kemandulan.

Untuk saat ini para ahli kesehatan menyarankan agar dokter berhenti menggunakan terapi konvensional yakni dengan antibiotik cefixime dan menggantinya dengan dua antibiotik yang lebih kuat, satu dengan pil dan satunya lewat suntikan. Tindakan ini dilakukan karena meningkatnya resistensi bakteri.
Dalam penelitian di laboratorium terungkap, bakteri Neisseria gonorrhoeae, memiliki kemampuan tak biasa untuk beradaptasi dan menjadi kebal pada beberapa jenis antibiotik, antara lain penisilin, tetrasilin, ciprofloxacin dan kini cefixime.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan agar pengobatan antibiotik lini pertama diganti jika kesembuhan pasien tidak mencapai 5 persen.
Prof.Cathy Ison, pakar gonorea dari Inggris mengatakan, hasil penelitian di lab menunjukkan penurunan dramatis dari sensitivitas obat yang sering dipakai untuk mengobati gonore.
"Kami sangat khawatir dengan hasil ini karena itu perlu dibuat rekomendasi panduan baru dalam pengobatan gonore untuk penggunaan obat baru yang lebih efektif," katanya.

Kendati begitu, ia menambahkan bahwa tindakan itu mungkin tidak menyelesaikan masalah. "Sejarah menunjukkan resistensi pada obat ini akan terjadi juga. Karena tidak ada terapi alternatif yang ada, kita menghadapi situasi di mana gonore tidak bisa diobati," imbuhnya.

Ia menegaskan, saat ini yang bisa dilakukan adalah melakukan pencegahan dengan cara mempraktikkan seks yang aman. "Jika obat baru tidak bisa ditemukan, cara yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan infeksi ini adalah melakukan pencegahan," ujarnya.


Read more ...»

Kalau Kolesterol Tinggi Dapat Memicu Gangguan Pendengaran

On Sabtu, 16 Juli 2011 0 komentar

Pola makan tinggi lemak dan kurang olahraga bisa menyebabkan kadar kolesterol jahat meningkat yang bisa berujung pada penyumbatan pembuluh darah. Bahaya lainnya adalah penyumbatan pada telinga.

Sebuah penelitian menunjukkan orang yang menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) mereka dengan obat golongan statin atau pun mengonsumsi sumber lemak sehat berhasil menurunkan risiko mereka kehilangan pendengaran hingga 50 persen.
Lantas, bagaimana kolesterol bisa berpengaruh pada indera pendengaran? Kolesterol akan membuat darah menjadi lebih kental sehingga terjadi gangguan pada sirkulasi darah di bagian dalam sistem auditori yang sangat kecil dan kompleks. Hal ini terlihat pada binatang babi.

Para peneliti dari Australia mengatakan kolesterol jahat akan mengurangi aliran darah, termasuk ke bagian telinga sehingga mereka tidak bisa berfungsi normal.
Untuk itu para ahli menyarankan agar kita menjaga kadar kolesterol jahat dalam tubuh masih dalam batas normal. Para ahli masih mrekomendasikan olahraga ringan 30 menit setiap hari untuk memiliki badan yang sehat.

sumber:menshealt

www.blog.tricajusherbal.com
Read more ...»